Artikel 103-Pecahan: Pecahan Biasa, Tidak Biasa, Campuran Dan Cara Menggantinya

Pecahan Biasa, Tidak Biasa dan Campuran – Dalam Matematika pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah bilangan. Bilangan adalah konsep matematika yang memberikan jumlah pada sesuatu yang dihitung.

Inilah yang membuat angka digunakan dalam pengukuran dan penghitungan. Sekarang angka memiliki lambang atau lambang. Kami menyebut simbol ini angka.

Kali ini saya akan memberikan pembahasan tentang pecahan yang merupakan bilangan dalam matematika, cara menjelaskannya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Definisi Pecahan atau Pecahan

Pecahan adalah bentuk lain dari bilangan dalam matematika, yang dinyatakan sebagai a / b untuk a (pembilang), b (penyebut) di mana a, b adalah bilangan bulat dan b ≠ 0.

Dalam bahasa Inggris, pecahan disebut (Pecahan). Pecahan a / b dibaca sebagai “a per b”. Ada 3 jenis yaitu pecahan tepat, pecahan tak wajar dan pecahan campuran. Bentuk pecahan dapat diilustrasikan sebagai berikut.

  • Angka desimal dapat diubah menjadi pecahan
  • Pembilang adalah bilangan yang berada di atas per (pecahan)
  • Penyebut adalah bilangan di bawah per (pecahan)
  • Pecahan di atas berbunyi “satu per empat”

Penyebut pecahan tidak boleh Nol, karena bisa menghasilkan nilai yang tidak ditentukan.

Pahami dengan istilah sederhana,

Jika 1 kue bundar akan dibagikan kepada 4 anak, maka setiap anak mendapatkan ¼ kue tersebut, dapat diilustrasikan sebagai berikut:

Cara Mengonversi Pecahan menjadi Desimal

Untuk mengubah pecahan menjadi desimal dapat dilakukan dengan sifat pembagian.

a / b = a: b

Contoh:

  • 1/3 = 1: 3 = 0,33 …
  • 2/4 = 2: 4 = 0,5
  • 3/2 = 3: 2 = 1,33 …

Cara Mengonversi Desimal menjadi Pecahan

Untuk mengubah bilangan desimal menjadi pecahan, Anda dapat mengalikannya dengan 1 dalam bentuk pecahan. Penyebutnya adalah kelipatan 10 yang disesuaikan dengan jumlah digit setelah koma desimal. Misalnya 0,3 (penyebut 10); 0,78 (penyebut 100); 0,123 (penyebut 1000) dan seterusnya.

Contoh: Angka 0.25

Ada 2 angka setelah koma, jadi untuk merubah dikalikan dengan angka 1 berupa pecahan dengan penyebut 100, yaitu 100/100.

Dari contoh tersebut terlihat bahwa nilai 0,25 merupakan pecahan dari 25/100.

Kemudian pecahan 25/100 selanjutnya dapat direduksi menjadi pecahan 1/4

Begitu; 0,25 = 25/100 = ¼

Cara Menyederhanakan Pecahan

Dengan mengonversi pecahan ke bentuk yang lebih sederhana, akan lebih mudah untuk melakukan perhitungan matematis. Untuk menyederhanakan pecahan, perlu dipahami materi FPB pasangan bilangan.

Menyederhanakan pecahan dilakukan dengan mencari FPB dari pembilang dan penyebutnya.

  • Jika FPB tidak ditemukan, maka bentuk pecahan adalah bentuk yang paling sederhana,
  • Jika FPB ditemukan, bagi pembilang dan penyebutnya dengan nilai FPB.

Contoh: Sederhanakan pecahan 14/20

Penyelesaian:

FPB 14 dan 20 adalah 2, lalu lanjutkan dengan membagi penyebut dan pembilangnya dengan 2.

Jadi, bentuk paling sederhana dari pecahan 14/20 adalah 7/10

Mengapa menggunakan bentuk pecahan?

Bentuk pecahan digunakan untuk mempermudah pembacaan bilangan dan mempermudah penghitungan bilangan, misal nilai ¼ (kuartal) sama dengan 0,25.

Apa sajakah jenis pecahan?

Secara umum pecahan dibedakan menjadi 3 macam, yaitu: pecahan biasa (proper fraction), pecahan biasa (pecahan tak wajar), dan pecahan campuran.

Jenis Pecahan (Pecahan Reguler, Tidak Biasa dan Campuran)

Secara umum pecahan dibedakan menjadi 3 jenis pecahan, yaitu:

Fraksi Biasa (Fraksi Tepat)

Pecahan biasa adalah pecahan yang penyebutnya lebih besar dari pembilangnya (penyebut> pembilang).

Contoh dengan Elemen Negatif:

Untuk menentukan jenis pecahan, terlebih dahulu dikeluarkan nilai negatif unsurnya

Fraksi yang tidak tepat

Pecahan yang tidak biasa adalah pecahan yang penyebutnya sama dengan atau kurang dari pembilangnya (penyebut ≤ pembilang).

Anda dapat melihat penyebut (bawah) ≤ pembilang (atas).

Contoh dengan Elemen Negatif:

Untuk menentukan jenis pecahan, terlebih dahulu dikeluarkan nilai negatif unsurnya

catatan:

  • Semua bilangan bulat menyertakan pecahan yang tidak biasa, misalnya 1 = 1/1, 2 = 2/1, dll.
  • Ada pecahan tak biasa yang bisa diubah menjadi pecahan campuran, misalnya 4/3 = 1 ¹ / 3.

Fraksi Campuran

Bilangan campuran adalah bentuk gabungan dari bilangan bulat dan pecahan.

Demikian pembahasan mengenai Pecahan, semoga dengan adanya ulasan ini dapat menambah wawasan dan ilmu untuk kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Sumber : pengensehat.com