Ciri Adalah: Pengertian, Macam, Ciri, Tujuan, Manfaat Dan Contoh

Karakter – Perubahan tersebut tidak dapat dipungkiri menjadi pemicu menipisnya sikap-sikap luhur yang telah dianut masyarakat sejak lama, salah satunya adalah budi pekerti.

Sikap karakter ini sangat penting karena dapat memberikan keseimbangan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, karena karakter memegang peranan penting sebagai identitas dan budaya suatu bangsa.

Pengertian budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1989 adalah tingkah laku, watak, dan budi pekerti. Epistemologi, karakter terdiri dari dua kata yaitu karakter dan karakter.

Budi dalam bahasa Sansekerta berarti kesadaran, pengertian, akal budi, dan kecerdasan. Sedangkan karakter adalah penampilan, tingkah laku, dan aktualisasi. Sehingga karakter dapat diartikan sebagai kesadaran seseorang dalam bertindak dan berperilaku.

Nah artikel kali ini akan membahas materi tentang Karakter yang memuat pengertian, tujuan, manfaat dan juga contohnya. Untuk lebih jelasnya langsung saja simak ulasan berikut ini.

Definisi Karakter

Karakter dapat diartikan sebagai kesadaran atas tindakan, tindakan, atau perilaku seseorang. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) karakter adalah tingkah laku, akhlak, budi pekerti, watak. Sedangkan bila diartikan dari bahasa arab, pekerti disebut juga akhlak dan dari bahasa inggris disebut etika. Maka dari penjelasan ini karakter juga bisa diartikan sebagai etika.

Kemudian istilah karakter dapat dilihat dari segi etimologi yang merupakan gabungan dari 2 kata yaitu karakter dan karakter. Yang artinya kata budi sendiri memiliki arti kesadaran, nalar, budi atau budi pekerti. Selanjutnya untuk kata pekerti adalah sikap, perbuatan, budi pekerti, budi pekerti.

Sehingga dapat dilihat dari kedua kata tersebut bahwa keduanya memiliki hubungan yang cukup erat karena pada dasarnya pikiran seseorang ada di dalam pikiran sehingga tidak akan terlihat sebelum dilakukan dalam bentuk yang disebut pekerti (perbuatan).

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter yang dimaksud adalah pembinaan dan pengembangan nilai-nilai moral yang luhur, misalnya sopan santun, tanggung jawab, disiplin, kejujuran, keikhlasan dan sebagainya.

Jenis Karakter

Macam-Macam Karakter meliputi:

Sikap Terhadap Tuhan

Sebagai makhluk hidup, kami menghormati Sang Pencipta. Dengan menjalankan iman kita, kita harus menghormati dan menyembah Sang Pencipta. Pujian ini dapat diwujudkan dalam sikap berbuat baik kepada semua makhluk, terutama diri sendiri.

Sikap Terhadap Sesama Manusia

  • Sikap menghormati setiap manusia
    Penghargaan bahwa pribadi manusia itu berharga tidak boleh direndahkan tetapi harus ditingkatkan. Setiap manusia, sebagai sesama makhluk Tuhan, siapapun yang mereka hargai.
  • Menghormati Wanita
    Salah satu bentuk rasa syukur bagi setiap manusia adalah penghormatan terhadap perempuan (gender). Hal ini sangat penting saat ini agar wanita tidak dipandang sebelah mata oleh pria. Wanita dan pria diciptakan sederajat, keduanya menunjukkan kebaikan dan tidak ingin dilecehkan. Mereka harus dihormati atas dasar kesetaraan dengan laki-laki, yang membedakan laki-laki dan perempuan adalah fungsinya.
  • Hormati pendapat orang lain dan ingin hidup dengan orang lain yang berbeda. Sikap ini jelas membantu kita menjadi manusia yang lebih baik.
  • Toleransi, Adil, Serius, Ramah, Setia, Sopan, dan Berjanji
    Sikap di atas jelas untuk membantu orang dalam bersosialisasi dengan orang lain dan hidup dengan orang lain. bersikap adil dan penuh perhatian adalah bentuk penghargaan terhadap orang lain.

Sikap demokratis (non-diskriminatif dan non-represif)

Sikap non-diskriminatif dan non-represif adalah salah satu bentuk demokrasi. Di negara demokrasi, orang tidak bisa melakukan diskriminasi berdasarkan suku, agama, tingkat sosial, atau tingkat pendidikan. Setiap orang menerima perlakuan yang sama dalam memperoleh layanan masyarakat dan negara dan dihormati.

Menghormati seksualitas dan kehidupan keluarga

Nilai-nilai di atas perlu disebarluaskan, terutama agar siswa dapat mengapresiasi dan menggunakan seksualitas dengan baik dan tidak melakukan pelecehan dan pelecehan seksual.

Sikap nasional dan cinta tanah air

Sikap cinta tanah air, mau ikut membangun bersama dan hidup berbangsa, ikut hidup bersama membangun negara, kemudian menaati hukum yang berlaku demi hidup bersama yang kesemuanya perlu ditekankan dalam membangun negara.

Nilai-nilai adat dan aturan kesopanan. Beberapa budaya memiliki nilai-nilai hidup bersama yang dianggap baik. Nilai-nilai tersebut perlu disampaikan kepada siswa agar mereka dapat memasuki budaya dan mampu memahami budaya dan orang-orang darinya. Nilai kesopanan dan kesopanan sebenarnya tidak berdampak di masyarakat, tetapi lebih banyak ditampilkan di daerah masing-masing.

Sikap Terhadap Diri Sendiri

  • Sikap Jujur dan Terbuka
    Dan harga diri adalah semua yang diperlukan untuk pengembangan diri siswa. Nilai kejujuran perlu diterapkan jika kita ingin negara kita berkembang dan masyarakat di dalamnya akan lebih damai dan sejahtera.
  • Beberapa sikap perkembangan sebagai pribadi manusia
    Misalnya disiplin, bijak, cermat, mandiri dan percaya diri yang kesemuanya itu semakin menunjang kesempurnaan pribadi. Meskipun tidak berhubungan langsung dengan orang lain, namun dapat membantu dalam berkolaborasi dengan orang lain. Yang perlu dikembangkan di kalangan anak muda adalah semangat kemandirian.
  • Memerangi kekuatan dan pengendalian diri
    Dalam melawan budaya asing dan mencari kesenangan sendiri, misalnya penguasaan narkoba di era ini begitu penting. Tantangan besar dihadapi ketika kita semua memiliki daya juang yang hebat. Tanpa ini, era saat ini pasti akan terseret.
  • Kebebasan dan tanggung jawab
    Sikap unik manusia sebagai pribadi adalah ia yang memiliki kebebasan berekspresi dan bertanggung jawab atas ekspresinya. Sikap ini berlaku baik untuk diri sendiri, orang lain, alam dan Tuhan. Sikap ini dapat dengan jelas terwujud dalam kebebasan berbicara, kebebasan berpendapat dan tanggung jawab.

Menghormati Alam

Penghormatan terhadap alam diciptakan untuk digunakan oleh semua manusia agar dapat hidup bahagia dan sejahtera, sehingga pemanfaatan alam hanya untuk diri sendiri jelas tidak dapat dibenarkan. Kerusakan alam hanya dapat memberikan kehidupan kepada beberapa orang, juga tidak benar. Keserakahan dalam memanfaatkan alam merupakan kesalahan yang sangat fatal.

Sifat karakter

  • Bersedia dan menerima keadaan
    Dengan rela dan menerima keadaan, berarti kita bisa mendamaikan segala sesuatu yang terjadi di luar kemampuan kita sebagai manusia, sehingga setiap badai yang melanda kita akan mampu mengatasinya.
  • Jujur
    Kejujuran yang kita miliki akan mendatangkan itikad baik. Jika kita dikenal sebagai orang yang jujur, tidak akan ada kesulitan berarti yang menghalangi usaha kita dalam hidup ini.
  • Sabar
    Orang yang memiliki kesabaran berarti dapat menerima segala macam masalah hidup dan dapat mengendalikan emosi negatifnya.
  • Mawas diri
    Seseorang yang mawas diri berarti telah menguasai teknik berpikir secara bijak dan mampu mengolah perasaan yang benar dan meyakinkan, sehingga mampu mewujudkan semua perilaku buruk yang menjadi kelemahannya.
  • Kaum bangsawan
    Kebajikan atau sifat bajik harus dipraktekkan dan dipupuk terus menerus tanpa mengenal kebosanan dan keputusasaan, sehingga menjadi mendarah daging. Inilah ciri karakter orang yang arif, mampu menampilkan kepribadian yang luhur, artinya selalu dalam kondisi prima, damai dan batin.

Karakteristik Karakter

Ciri-ciri ciri karakter antara lain:

  • Punya iman
    Sikap dan perilaku yang menunjukkan kepercayaan pada Tuhan. Keyakinan ini disertai dengan ketaatan dan ketaatan dalam mengikuti perintah-Nya dan menghindari semua larangan-Nya. Hal itu diwujudkan dengan taat beribadah dan berperilaku sesuai dengan norma agama.
  • Pikirkan baik-baik
    Sikap dan perilaku yang menunjukkan kemampuan berpikir objektif dan mampu mengendalikan prasangka serta terbuka terhadap koreksi. Hal tersebut diwujudkan dalam perilaku yang dipandu oleh keseimbangan akal dan emosi agar tidak mengikuti keinginan sendiri.
  • Punya tanggung jawab
    Sikap dan perilaku yang berani menanggung segala konsekuensi dari tindakan atau tindakan yang mereka lakukan.
  • Jujur
    Sikap dan perilaku yang tidak suka berbohong, mengatakan apa adanya dan berani mengakui kesalahan.
  • Memaafkan
    Sikap dan perilaku memaafkan atas kesalahan orang lain dan tidak menyembunyikan perasaan atas kesalahan orang lain.
  • Merendahkan
    Kesal terhadap tingkah laku dan sikapnya yang menekankan dan mengutamakan diri sendiri, padahal kenyataannya lebih dari orang lain.
  • Bisa Adil
    Sikap dan perilaku yang tidak bias dalam mempertimbangkan keputusan, tidak memihak dan menggunakan standar yang sama untuk semua pihak.

Tujuan Pendidikan Karakter

Pemberian pendidikan karakter kepada anak sedini mungkin merupakan sesuatu yang memang sangat penting karena dari sudut pandang pemahaman karakter itu sendiri merupakan tingkah laku seseorang sehingga harus dididik dan juga ditanamkan dengan berbagai nilai moral yang luhur.

Sebab pendidikan karakter sendiri mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai dasar dalam mencegah berbagai kejadian negatif, berusaha menanamkan sejak dini nilai-nilai luhur norma yang kini mulai menurun dan sebagai perbaikan kualitas hidup masyarakat melalui pemahaman. Pendidikan moral. karakter.

Manfaat Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter saat ini dipandang sangat penting, hal ini mengingat berbagai nilai luhur remaja yang semakin menghilang. Maka mengenai hal ini akan dijelaskan tentang beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari pendidikan karakter, salah satunya adalah dapat membantu remaja untuk meningkatkan nilai diri melalui penanaman akhlak dan nilai moral serta mulai belajar bagaimana berperilaku baik.

Selain itu, karakter juga memiliki manfaat dalam membantu meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya membina karakter sebagai sikap dan taktik seiring dengan perkembangan zaman yang kompleks. Pendidikan karakter juga sangat bermanfaat dalam meningkatkan sumber daya manusia atau sumber daya manusia dalam upaya mewujudkan manusia yang berbudi luhur melalui pendidikan serta pembinaan karakter di sekolah.

Demikian pembahasan mengenai review Karakteristik. Semoga review ini bisa bermanfaat buat kalian semua, dan terima kasih sudah berkunjung.

Sumber : pengensehat.com