Kalimat Aktif dan Pasif: Definisi, Karakteristik, Jenis dan Contoh

Kalimat Aktif dan Pasif – Pada kesempatan kali ini admin akan membahas kalimat aktif dan pasif yang meliputi pengertian, ciri, jenis dan contoh yang akan dibahas secara lengkap. Untuk itu langsung saja simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Memahami Kalimat Aktif dan Pasif

Kalimat aktif merupakan kalimat dimana subjek melakukan sesuatu secara aktif, baik berupa predikat maupun objeknya. Sedangkan kalimat pasif adalah kalimat dimana subjek diberi tindakan berupa predikat pada objek.

Sehingga antara kalimat aktif dan kalimat pasif saling bertentangan, namun secara umum kalimat aktif ini dapat dipastikan begitu juga sebaliknya. Suara pasif juga bisa diaktifkan.

Karakteristik Kalimat Aktif

Berikut ciri-ciri dari suara aktif:

  • Subjek dalam kalimat aktif adalah aktor dari suatu tindakan. Misalnya Riko membeli roti (Riko = Subjek, membeli = tindakan), Tika ishes pants (Tika = Subjek, mencuci = Tindakan), Ayah mengendarai sepeda motor (ayah = Subjek, wahana = Tindakan).
  • Seringkali predikat dalam kalimat aktif memiliki imbuhan Me- atau Ber-. Misalnya Ayah mencuci baju, Alisa bermain boneka.
  • Pola kalimat Subjek – Predikat – Objek – Deskripsi (SPOK atau SPO) atau ada juga kalimat yang tidak memerlukan objek dengan pola Subjek – Predikat – Deskripsi (SPK). Misalnya Edo menonton tv di kamarnya (Edo = Subjek, Menonton = Predikat, Tv = Objek). Ayah membaca koran di teras (Ayah = Subjek, Membaca = Predikat, Koran = Objek, di Teras = Deskripsi)

Karakteristik Kalimat Pasif

  • Sasaran dalam kalimat pasif adalah subjek dalam kalimat aktif. Contoh: Ayu memainkan boneka, Aris mengambil topinya.
  • Seringkali elemen predikat dalam kalimat pasif memiliki imbuhan di-, ter-, tersirat, atau ter-kan. Misal: koran dibaca bapak, rotinya dimakan adik.
  • Biasanya ditandai dengan kata “oleh”, namun jika kata tersebut dihilangkan, tidak akan ada perubahan makna dengan passive voice. Contoh: Buku dijatuhkan oleh Diamond, Tabel dibersihkan

Jenis Kalimat Aktif

Berikut ini adalah jenis-jenis suara aktif:

Kalimat Aktif Transiphytic

Kalimat aktif transiphyte merupakan kalimat aktif yang membutuhkan objek dalam kalimat yang membentuk pola S – P – O (Subjek – Predikat – Objek) atau S – P – O – K / Pel (Subjek – Predikat – Objek – Deskripsi atau melengkapi).

Contoh kalimat aktif transifit: Ayah membakar sampah di taman, ibu mengeringkan pakaian di pekarangan rumah

Ada dua jenis kalimat aktif transitif, yaitu aktif, aktif, transitif, dan aktif, bagi yang bersifat transitif ganda.

Kalimat Aktif Gema-transitif

Suara aktif echatransitive adalah jenis kalimat aktif yang lengkap dengan objeknya, tetapi tidak memiliki pelengkap atau deskripsi. Sehingga bisa disebut kalimat transitif yang merupakan kumpulan kalimat transitif yang tidak lengkap atau adverbial. Pola kalimat aktif transitif adalah S – P – O. Berikut beberapa contoh kalimat aktif transitif, yaitu:

  • Toni mencuci sepatunya
  • Ayah mengeringkan pakaian
  • Ibu membuat kue

Kalimat Aktif Dwitransitif

Suara aktif dwitransitif merupakan kalimat aktif yang dilengkapi dengan objek sekaligus pelengkap dan deskripsi. Sehingga bisa disebut jika kalimat transitif ganda merupakan kumpulan kalimat transitif yang mempunyai objek dengan pelengkap sekaligus. Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat aktif dwitransitif, di antaranya:

  • Tiwi menyetrika baju dengan rapi
  • Eka sedang membuat kue di dapur
  • Dika bermain bulu tangkis di lapangan

Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif adalah jenis kalimat aktif yang lengkap dengan objek kalimatnya, namun disertai dengan kata keterangan atau kata pelengkap. Kalimat ini memiliki pola S – P – K / Pel (Subjek – Predikat – Deskripsi atau Tambahan). Berikut adalah beberapa contoh kalimat aktif intransitif:

  • Anita mengawasi sepanjang malam
  • Robi menangis di kamarnya
  • Ayah sedang mencuci di dapur

Klasifikasi Jenis Kalimat Pasif

Kalimat pasif transitif adalah kalimat pasif lengkap dengan objek dan kalimat, baik objek tersebut lengkap dengan keterangan dan pelengkap atau tidak. Contoh kalimat pasif transitif adalah sebagai berikut:

  • Kue ibu dipanggang di dapur
  • Tika membeli sayuran
  • Mobil itu dikendarai oleh seorang pengemudi
  • Kalimat Pasif Intransitif

Kalimat pasif intransitif adalah kalimat pasif yang tidak lengkap dengan objeknya, yang hanya disertai dengan pelengkap atau deskripsi. contoh kalimat pasif intransitif, yaitu:

  • Gaun itu kena cabai tadi malam
  • Ikan disimpan di akuarium

Action Passive Sentence merupakan salah satu jenis kalimat pasif yang predikatnya berupa tindakan. Predikat tersebut sering ditambah dengan imbuhan di atau in. Contohnya sebagai berikut:

  • Airnya dimasak oleh ibunya
  • Saudara menyetrika pakaian

Kalimat pasif negara adalah kalimat pasif yang predikatnya berupa negara. Predikat kalimat pasif seringkali memiliki imbuhan. Contohnya adalah sebagai berikut:

  • Rumahnya kebanjiran pagi ini
  • Anak itu haus pada siang hari

Demikian Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif yang bisa dijelaskan semoga bermanfaat dan juga bisa menambah wawasan ilmu bapak ibu terima kasih.

Sumber : pengensehat.com